Korea Selatan Upayakan Normalisasi Hubungan dengan China di Tengah Lawatan Lee Jae Myung ke AS

Korea Selatan Upayakan Normalisasi Hubungan dengan China di Tengah Lawatan Lee Jae Myung ke AS
Bendera Korea Selatan dan China. (iStock)

Penulis: BUNGA NATASYA PUTRI

Korea Selatan ingin menormalkan kembali hubungannya dengan China setelah mengalami masalah dalam beberapa tahun terakhir. Dilansir Reuters, dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada 24 Agustus, delegasi khusus dari Seoul menyampaikan pesan tersebut. Kedua pihak juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama ekonomi, demikian keterangan Kementerian Luar Negeri Korea Selatan.

Sementara itu, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung melakukan kunjungan ke Washington untuk bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin, 25 Agustus. Di saat yang sama, ia mengirim delegasi khusus yang dipimpin mantan ketua parlemen Park Byeong Seug ke salah satu mitra dagang penting negaranya.

Dalam pertemuan dengan Wang Yi, Park menyampaikan harapan agar Korea Selatan dan Tiongkok dapat bekerja sama untuk memulihkan hubungan yang tegang dalam beberapa tahun terakhir ini. Ia juga menyerahkan surat dari Presiden Lee untuk Presiden Xi Jinping serta menyampaikan undangan bagi Xi untuk menghadiri KTT APEC pada Oktober mendatang.

Wang menyambut baik kedatangan delegasi Korea Selatan dan menghargai pesan terkait pengembangan hubungan bilateral. Park menegaskan bahwa pemerintahan baru di Seoul akan berusaha membangun kemitraan strategis yang lebih matang dengan Tiongkok, sambil tetap menjaga aliansinya dengan Amerika Serikat. Kedua negara juga sepakat mempererat kerja sama di bidang ekonomi dan rantai pasokan.

Dalam pernyataannya, Wang Yi menekankan bahwa perkembangan hubungan kedua negara menunjukkan pentingnya menjaga hubungan baik, berusaha saling mengerti meskipun pandangannya berbeda, serta memperluas kerja sama. Ia juga menegaskan bahwa kebijakan Tiongkok adalah menjaga stabilitas dengan Korea Selatan, serta mendorong kedua pihak untuk mengelola isu sensitif dengan bijak agar hubungan bisa berkembang secara positif.

Hubungan Tiongkok–Korea Selatan sendiri sempat membaik sejak perselisihan pada 2017 mengenai penempatan sistem pertahanan rudal AS di Korea Selatan, yang ditentang Beijing. Namun, pada 2023 hubungan kembali memanas setelah Presiden Korea Selatan saat itu, Yoon Suk Yeol, menyampaikan komentar yang dianggap kritis terhadap Tiongkok.

Share

Comments

Related Posts