Jumlah Perekrutan Guru Menurun Imbas Angka Kelahiran yang Rendah

Jumlah Perekrutan Guru Menurun Imbas Angka Kelahiran yang Rendah
Ilustrasi, seorang guru sedang mengajarkan seorang murid di ruangan kelas yang sepi/Korea Herald

Dalam beberapa tahun terakhir, sistem pendidikan di Korea Selatan mengalami penurunan drastic, khusunya pada jumlah guru baru yang direkrut untuk sekolah dasar. Kantor Pendidikan Metropolitan Seoul mengungkap, tahun ini hanya 110 guru yang berhasil lulus ujian perekrutan. Angka ini menjadi jumlah terendah sejak 2008.

Salah satu faktor terbesar dari menurunnya jumlah perekrutan guru adalah angka kelahiran yang menurun drastis, sehingga menciptakan tantangan tersendiri dalam mengelola kebutuhan tenaga pengajar.

Menurut rencana ketenagakerjaan guru yang diperkenalkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada April tahun lalu, diantisipasi jumlah guru baru akan berkurang hingga 27 persen pada 2027.

Tidak hanya jumlah guru, jumlah siswa juga mengalami penurunan di seluruh wilayah Korea Selatan. Menurut Korea Educational Development Institute, diperkirakan jumlah total SD, SMP, dan SMA di seluruh negeri akan mengalami penurunan 17 persen selama lima tahun ke depan.

Ibu kota Seoul, yang dikenal dengan padat penduduknya, juga mengalami penurunan hingga 10 persen pada 2023. Hal ini lebih besar dibandingkan tahun 2019.

Salah satu solusi untuk menjaga kualitas pendidikan di Seoul adalah dengan pemanfaatan sumber daya pendidikan, pengembangan program pendidikan yang inovatif, dan penyesuaian kebijakan pendidikan.

Masyarakat dan pemerintah perlu bekerja sama untuk menciptakan solusi pendidikan di masa depan dan memastikan setiap generasi mendapatkan akses ke pendidikan berkualitas.

Share

Seoul

Comments

Other Posts